top of page
Search

Jejak Awal di Dapur Rekaman: Cerita Bersama Rival Band (2010)

  • Writer: Jakha Surya
    Jakha Surya
  • Mar 18
  • 3 min read


Tahun 2010 menjadi salah satu bab penting dalam perjalanan musik saya. Di tahun itulah, saya mendapatkan kesempatan yang tidak hanya membuka wawasan, tetapi juga membentuk cara pandang saya terhadap dunia musik secara lebih dalam. Saya bergabung dengan sebuah grup bernama Rival Band sebuah pengalaman singkat, namun meninggalkan kesan yang sangat panjang.


Di dalam band ini, saya dipercaya sebagai vokalis. Bersama saya, ada Dadi sebagai gitaris rhythm, Ranggih sebagai gitaris sekaligus pencipta lagu, dan Imam di posisi drum. Meskipun saya adalah yang paling muda di antara mereka, justru di situlah saya banyak belajar tentang musik, tentang proses, dan tentang menghargai setiap nada yang diciptakan.


Kami merekam dua lagu pada saat itu. Lagu pertama berjudul “Dan Ternyata”, ciptaan Imam, dan lagu kedua “Pesona Dirimu”, karya dari Ranggih. Kedua lagu ini menjadi saksi perjalanan awal saya mengenal dunia rekaman yang sesungguhnya.

Proses rekaman dilakukan di sebuah studio di daerah Bekasi, milik teman dari Ranggih. Sosok penting di balik layar saat itu adalah seseorang bernama Dimas meskipun kami lebih mengenalnya dengan panggilan Samid. Ia adalah sosok yang menghidupkan musik kami. Mulai dari aransemen, gitar, drum, melodi, hingga keyboard semuanya ia garap dengan penuh totalitas.


Bahkan untuk bagian vokal, saya banyak dibantu olehnya. Saya menyadari bahwa kemampuan vokal saya saat itu masih “pas-pasan”. Namun, dengan sentuhan dan arahan dari Samid, suara saya bisa terdengar jauh lebih baik. Ia bukan hanya teknisi, tapi juga mentor yang membantu saya memahami bagaimana “rasa” dalam bernyanyi bisa diterjemahkan ke dalam rekaman.



Proses rekaman ini memakan waktu kurang lebih dua minggu. Saya bolak-balik Jakarta–Bekasi, melewati hari demi hari dengan penuh semangat. Di situlah saya pertama kali benar-benar belajar bagaimana melakukan take vocal dengan benar, bagaimana menyelaraskan emosi dengan mikrofon, hingga memahami bagaimana instrumen-instrumen lain bekerja dalam satu kesatuan lagu.


Sebelum itu, pengalaman bermusik saya lebih banyak dihabiskan di studio latihan dan beberapa panggung kecil. Tapi di sini, saya masuk ke “dapur” yang sebenarnya—tempat di mana musik tidak hanya dimainkan, tetapi juga dibentuk, diperhalus, dan dihidupkan.

Selama bergabung dengan Rival Band, kami sempat tampil sekali di sebuah acara di daerah Jakarta Utara, dekat rumah salah satu personil. Selebihnya, kami lebih banyak menghabiskan waktu dengan latihan, menciptakan lagu, dan memainkan karya-karya dari band-band yang menjadi inspirasi kami.


Namun, seperti banyak perjalanan lainnya, kebersamaan ini tidak berlangsung lama. Rival Band hanya bertahan kurang dari satu tahun. Perbedaan visi dan misi dalam bermusik, termasuk perbedaan genre yang cukup terasa, menjadi alasan utama kami harus berpisah di awal tahun 2011.


Meski singkat, pengalaman ini tidak pernah terasa sia-sia.

Justru sebaliknya di sinilah fondasi saya dalam bermusik terbentuk. Saya belajar tentang proses, tentang kerja sama, tentang ego, dan tentang arti dari sebuah perjalanan, bukan hanya tujuan.


Hari ini, ketika saya melihat kembali rekaman tersebut yang tersimpan di channel YouTube Pixie Band Official, ada rasa haru yang sulit dijelaskan. Itu bukan hanya tentang lagu, tapi tentang kenangan tentang versi diri saya di masa lalu yang sedang berjuang menemukan jati dirinya.


Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua personil Rival Band. Terima kasih atas setiap pelajaran, setiap tawa, dan setiap momen yang kita lewati bersama. Kalian adalah bagian penting dari perjalanan saya.

Saya hanya bisa mendoakan, semoga kalian semua selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga.


Dan untuk saya sendiri ini adalah pengingat bahwa setiap langkah kecil yang pernah saya ambil, ternyata membawa saya sampai sejauh ini. - Jack -

 
 
 

Comments


Logo Khave digital terbaru Agustus 2020

The Company

Digital Art & Multimedia Support

2017 @Copy Right Khave Digital

  • My Behance
  • My Youtube Channel
  • My Instagram
  • Personal Instagram
  • My Linkedin
bottom of page